Tiga Huruf (3)

TAI!


Baru menyadari kalau penyesalan datang belakangan dan tiada gunanya… Mungkin udah sadar dari dulu, tapi baru sekarang kena batu konkritnya… Mungkin dulu juga udah pernah kena, tapi inilah yang paling menggemparkan dari yang sebelum-sebelumnya…

AH!
Ketika maaf sudah terucap namun tidak tuntas,
Ketika tangan sudah sakit namun tidak lega,
Ketika hati sudah menyesal namun tidak lepas dari rasa bersalah,
Hanya tiga huruf yang terlontar…

TAI!


Tanpa maksud memaki,
Tanpa maksud menghina,
Hanya meluapkan segala emosi yang terasa…

TAI!


Dan sekarang aku di sini,
Meminta maaf padamu yang terluka,
Yang diterima namun terasa kopong…
Mengucapkan sayang pada dirimu seorang,
Yang diiyakan dengan alakadarnya…

Mungkin kau bosan akan kata-kata tersebut,
Tapi hanya itulah yang dapat kukatakan…

Aku tidak akan meninggalkanmu dalam keadaan seperti itu…
Jadi, berilah aku petunjuk…
Berilah aku jawaban…
Apa yang bisa kulakukan untuk membuatmu nyaman?

, , , , , ,

  1. #1 by Muchamad Musyafa on January 15, 2009 - 10:48 am

    wah marah-marah ya….
    sabar mas……….

  2. #2 by Bebek Jamuran... on January 16, 2009 - 9:22 pm

    Dibilang marah jawabannya bisa iya bisa nggak… Bermacam-macam emosi yang bercampur menjadi satu sehingga mengeluarkan respon seperti itu, hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: