Secercah Rasionalitas Terakhir

Inilah tetes-tetes terakhir dari rasionalitasku. Sebenarnya bukan sepenuhnya milikku, namun karena akal sehatku ini menerimanya, jadilah ini secercah rasionalitasku yang terakhir. Dan pada sisa-sisa rasionalitasku inilah aku berharap akan hadirnya ke-irasionalitas-an yang akan membimbingku…

Kenal dengan Blaise Pascal? Bagi yang pernah belajar fisika dan matematika seharusnya tidak asing lagi dengan nama itu. Pascal adalah salah satu ilmuan dari abad ke-17. Beberapa kontribusinya yang terkenal adalah segitiga Pascal dan sesuatu tentang daya dan tenaga di air, atau apalah itu… Fisika gw dulu jelek…

Tapi apakah Anda semua kenal Pascal sebagai seorang filsuf, seorang filsuf dalam ranah religi? Pascal juga merupakan seorang filsuf. Ia banyak mempertanyakan dan membuat karyanya dalam bidang agama.

Sepintas bidang sains dan filsafat sangat bertolak belakang. Sains mengharuskan adanya bukti yang empiris, bukti yang dapat dilihat oleh kasat mata dan oleh semua orang. Sedangkan filsafat yang hanya berpikir, bertanya, merenung, serta berdiskusi untuk mendapatkan sebuah jawaban akan persoalan yang ada di kehidupan. Di mana, dalam berfilsafat, semua jawaban tidak harus empiris, yang penting masuk akal dan diterima oleh rasionalitas.

Pada ranah agama, pertanyaan yang paling mendasar adalah: “Apakah Tuhan itu benar-benar ada atau tidak?” Karena dalam beragama, Tuhan-lah pusat dari segalanya namun keberadaannya tidak bisa dipastikan secara nyata oleh manusia. Mereka hanya bisa menyimpulkan keberadaan Tuhan dengan hal-hal di sekitar mereka.

Ada salah satu pernyataan dari Pascal tentang keberadaan Tuhan yang menurutku adalah sebuah hal yang luar biasa. Di sini Pascal tidak membicarakan Tuhan mana yang paling benar, tidak juga memaksakan orang-orang untuk masuk ke dalam agama tertentu. Beliau hanya membuat sebuah hitungan peluang sederhana. Peluang dalam apa yang akan terjadi kepada manusia bila Tuhan itu benar-benar ada dan begitu pula sebaliknya, bila sekiranya Tuhan itu tidak pernah ada.

Hal itu dikenal dengan nama Pertaruhan Pascal (Pascal’s Wager). Dalam pertaruhan itu, Pascal memberikan penilaian terhadap perilaku yang akan terjadi dalam dua kondisi, yaitu Tuhan ternyata tidak pernah ada dan Tuhan memang benar-benar ada.

Perilaku pertama: percaya akan adanya Tuhan.
Dalam kondisi di mana Tuhan ternyata tidak ada, maka nilai dari peluang ini adalah 0 karena tidak ada hal yang lebih antara orang yang percaya dengan Tuhan dengan yang tidak. Sedangkan bila Tuhan itu benar-benar ada, maka orang-orang yang percaya akan mendapatkan balasan dari Tuhan, yaitu surga yang diberi nilai oleh Pascal sebesar positif tidak terhingga karena surga itu digambarkan sebagai suatu yang baik dan tidak terbatas.

Perilaku kedua: tidak percaya akan adanya Tuhan.
Dalam kondisi Tuhan tidak pernah ada, maka nilai peulang ini juga 0, karena lagi-lagi tidak ada bedanya antara orang yang percaya dan yang tidak. Namun bila Tuhan benar-benar ada, maka peluang tersebut akan bernilai negatif tidak terhingga karena Tuhan akan membalas orang-orang yang tidak percaya dengan-Nya dengan neraka, yang selalu digambarkan sebagai sesuatu yang buruk dan tidak terbatas.

Setelah melihat pertaruhan Pascal tersebut, aku mengambil sebuah kesimpulan. Jika peluang kalau Tuhan itu ada atau tidak adalah 50:50, maka apa salahnya untuk percaya dengan Tuhan? Bila Tuhan tidak ada maka kita akan tidak mendapatkan apa-apa namun bila Tuhan ada maka kita akan mendapatkan surga yang tidak terbatas.

Jadi, apa salahnya percaya kepada Tuhan? Bukankah tidak ada bedanya bila Tuhan itu tidak ada namun akan mendapatkan sesuatu yang lebih baik bila Tuhan benar-benar ada?

, , , ,

  1. #1 by dhea on February 6, 2009 - 12:27 am

    huaaaaaa. ini gue suka🙂

    eh serius ya , tadinya gue mau berkomentar banyak trus mau melanjutkan pembahasan, tapi plis banget jujur otak gue udah skip oleh kaup. lain kali mau ah membahas ini sama si bebek jamuran

    – D! –

  2. #2 by Bebek Jamuran... on February 14, 2009 - 9:27 pm

    Monggo Dhe… Gw selalu terbuka untuk pembahasan mengenai ini…😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: