Sebuah Essay Tentang Psikologi Konsumen

Sebuah Essay sebanyak 900an kata, yang dibuat untuk memenuhi tugas akhir mata kuliah Psikologi Konsumen, dengan judul “Pengaruh Societal Marketing Concept pada Perusahaan yang Bergerak dalam Bidang Kesehatan dan Kebersihan Terhadap Minat Konsumen untuk Membeli”

Keywords: societal marketing concept, kesejahteraan masyarakat, konsumen

Bagian 1: Penjelasan Gejala

Sejak dulu, produsen saling berlomba-lomba untuk menyediakan produk yang bisa memenuhi kebutuhan konsumen. Untuk satu jenis produk bisa saja diproduksi oleh berbagai macam produsen. Dengan banyaknya produsen yang memproduksi barang yang bisa memenuhi kebutuhan konsumen, produsen dengan daya jual yang rendah akan dengan sendirinya tereliminasi dari dunia perdagangan karena tidak dipilih oleh konsumen.

Salah satu cara untuk menarik minat konsumen untuk membeli sebuah produk adalah dengan menggunakan societal marketing concept. Societal marketing concept adalah bentuk evolusi tertinggi dari konsep penjualan, di mana selain mendapatkan untung, produsen juga berusaha untuk menyejahterakan masyarakat. Salah satunya adalah aerosol anti nyamuk Force magic, di mana pihak produsen menyatakan bahwa kandungan yang digunakan dalam aerosol anti nyamuknya berasal dari zat-zat alamiah yang tidak membahayakan bagi manusia.

Untuk kompetitor Force magic, seperti Baygon dan Hit, sepertinya tidak menggunakan kandungan yang sama dengan Force magic. Beberapa aerosol tersebut menggunakan kandungan-kandungan yang membahayakan bagi konsumen namun terbukti lebih ampuh daripada kandungan yang lain. Bahkan ada salah satu dari merk aerosol anti nyamuk tersebut yang sempat ditarik dari pemasaran karena mengandung bahan yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

Aerosol anti nyamuk Force Magic menggunakan bahan-bahan alami yang dinyatakan ampuh mengusir nyamuk namun tidak berbahaya bagi manusia. Bahan-bahan alami tersebut dapat menghilang dalam udara dan dapat dinetralisir oleh mamalia. Dalam iklannya, produsen Force Magic juga menekankan kalau aerosol anti nyamuknya aman untuk anak-anak, di mana kesehatan anak-anak merupakan salah satu hal yang sangat diperhatikan oleh konsumen yang sudah berkeluarga.

Bagian 2: Pertanyaan

Konsumen pada dasarnya membeli dan menggunakan sebuah produk untuk memenuhi kebutuhannya. Namun, dengan adanya societal marketing concept, produsen tidak hanya menyediakan produk untuk memenuhi kebutuhan konsumen namun juga memberikan efek atau dampak lain yang berguna bagi kesejahteraan konsumen dan lingkungan di sekitarnya. Apakah konsumen akan lebih tertarik untuk membeli produk yang dipasarkan dengan strategi penjualan societal marketing concept?

Bagian 3: Penjelasan Teoritis

Societal marketing concept adalah bentuk evolusi tertinggi dari konsep penjualan. Dimulai dari production concept, yang beranggapan bahwa semua konsumen akan lebih tertarik untuk membeli produk dengan harga yang murah. Selanjutnya, product concept beranggapan bahwa konsumen akan membeli produk dengan kualitas yang terbaik. Selanjutnya ada selling concept, di mana anggapan yang berkembang adalah konsumen akan tidak akan memmbeli sebuah produk bila dita dipersuasi dengan keras. Selanjutnya berkembanglah marketing concept yang menitik beratkan kepada konsumen yang rasional dan memiliki kehendak sehingga semua penjualan harus bisa memenuhi kebutuhan konsumen. Terakhir, societal marketing concept, yaitu adalah konsep penjualan produk di mana selain mendapatkan untung, produsen juga berusaha untuk menyejahterakan masyarakat. Societal marketing concept bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dari target pemasaran dengan cara menunjang kesejahteraan masyarakat pada umumnya namun tetap melaksanakan tujuan dari perusahaan yang utama (Schiffman & Kanuk, 2007).

Menurut Maslow (Feist & Feist, 2007) manusia mempunyai kebutuhan yang bertingkat. Piramida kebutuhan Maslow tersebut menunjukkan derajat tingkatan kebutuhan manusia. Jika kebutuhan yang paling dasar belum terpenuhi, maka kebutuhan yang di atasnya tidak dapat dipenuhi. Piramida kebutuhan Maslow dimulai dari kebutuhan biologis, dilanjutkan dengan kebutuhan akan kasih sayang, lalu kebutuhan akan keamanan, kebutuhan akan self-esteem, dan yang terakhir kebutuhan untuk aktualisasi diri.

Pada dasarnya, konsumen yang sudah terpenuhi kebutuhan biologisnya akan mencoba untuk memenuhi kebutuhan selanjutnya. Bila kebutuhan akan hal-hal mendesak sudah terpenuhi, maka konsumen akan mencari produk dengan hal-hal lain yang bisa memenuhi kebutuhan yang lebih tinggi. Oleh karena itu, konsumen akan tertarik untuk memilih produk, dalam hal ini Force Magic, karena mampu membasmi nyamuk dan menjamin kesehatan konsumen dan keluarga.

Bagian 4: Kesimpulan dan Aplikasi

Sepertinya konsumen memang menjadi lebih tertarik untuk membeli produk yang ditawarkan dengan metode societal merketing concept. Konsumen merasa lebih senang dan lebih tergerak untuk membeli produk tersebut dikarenakan oleh kesan baik yang ditimbulkan produsen yang membantu kesejahteraan masyarakat. Secara logika awam pun, produsen yang menyejahterakan akan lebih menarik perhatian konsumen karena dengan membayar harga yang sama dengan produk lainnya, konsumen bisa mendapatkan keuntungan yang lebih.

Kotler (1972) mengkategorikan produk menjadi empat macam, pertama adalah deficient products, merupakan produk yang tidak menawarkan pemenuhan kebutuhan yang langsung dan jangka panjang. Kedua ada salutary products yang tidak menawarkan pemenuhan kebutuhan yang langsung namun menjamin kepuasan jangka panjang. Ketiga ada pleasing products yang langsung memenuhi kebutuhan namun membahayakan dalam jangka waktu panjang. Terakhir ada desirable products yang memenuhi kebutuhan langsung serta kepuasan jangka panjang. Untuk menerapkan societal marketing concept, sebaiknya semua produk harus masuk dalam kategori desirable products.

Produsen harus mengubah produk yang mereka ciptakn agar bisa menyejahterakan konsumen jangka pendek dan panjang. Diperlukan berbagai inovasi dan terobosan baru untuk membuat hal tersebut. Dalam bidang aerosol anti nyamuk, produsen-produsen seharusnya melakukan lebih banyak lagi riset tentang bahan-bahan apa saja yang ampuh untuk mengusir nyamuk dan tidak berbahaya untuk manusia. Produsen haru mengupayakan untuk menekankan efek-efek positif yang didapatkan dari penggunaan produk yang ditawarkan dan mengurangi efek-efek negatif dari produk tersebut.

Oleh karena itu, produsen menggunakan societal marketing concept sebagai sarana penjualan produk mereka. Tidak hanya mendapatkan keuntungan dari penjualan, mereka juga memenuhi kebutuhan konsumen dan menjamin kesejahteraannya. Hal itu juga yang menjadi daya tarik untuk konsumen. Penjualan produk dengan societal marketing concept pasti bisa memenuhi kebutuhan konsumen secara langsung dan menjami kesejahteraan konsumen di masa yang akan datang. Siapa yang tidak mau terjamin seperti itu?

Produsen selalu ingin untuk mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan produknya. Namun, hal tersebut tidak boleh membuat produsen melupakan konsumen. Produsen juga harus memperhatikan kesejahteraan konsumen, yang merupakan elemen terpenting dalam penjualan mereka. Salah satunya dengan cara societal marketing concept. Produsen menyediakan produk yang memenuhi kebutuhan konsumen dan menjamin kesejahteraan masyarakat. Konsumen akan lebih percaya dan memilih produk yang bisa menjamin kesejahteraan mereka. Dengan begitu, produsen masih tetap bisa mencapai tujuan utamanya, yaitu mendapatkan keuntungan, serta menjamin kesejahteraan konsumennya.

Daftar Pustaka

Crane, Andrew & Desmond, John. (2002). Societal Marketing and Morality. European Journal of Marketing, 548-569

Feist, Jess & Feist, G.J. (2006). Theories of Personality 6th edition. Singapore: McGraw-Hill

Kang, Gi-Du & James, Jeffrey. (2007). Revisiting the Concept of a Social Orientation: Conceptualization and Delineation. Journal of Business Ethics, 301-318

Kotler, Philip & Roberto, E.L. (1989). Social Marketing. USA: The Free Press.

Schiffman, L.G. & Kanuk, L.L. (2000). Consumer Behavior 7th edition. USA: Prentice Hall International, Inc.

Winsor, R.D. Social Responsibility, Consumerism, and the Marketing Concept. Loyola Marymount University

, , , , ,

  1. KONSUMEN ADALAH RAJA | nindaalfionita10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: