Aku Bisa Mengatakan…

Aku mencintaimu…
Aku menyayangimu…
Aku melakukan segalanya untukmu…
Aku rela berkorban demi senyumanmu…

Jika aku melakukan semua hal itu dengan pamrih,
Aku bisa mengatakan,
“Kamu harus membalas cintaku dengan cintamu!”

Jika aku egois,
Aku bisa mengatakan,
“Aku akan berhenti mencintaimu ketika kau tidak membalas cintaku!”

Jika aku melakukan semua itu dengan mementingkan diriku sendiri,
Aku bisa mengatakan,
“Buat apa aku melanjutkan ini kalau kamu membuatku tersiksa?”

Jika aku merasa apa yang kuperbuat itu adalah sia-sia,
Aku bisa mengatakan,
“Kamu menghabiskan waktu dan tenagaku, aku akan berhenti melakukan semua ini!”

Jika aku mengharapkan timbal balik,
Aku bisa mengatakan,
“Kamu SAMPAH! Aku akan pergi meninggalkanmu sekarang!”

Tapi untungnya,
Aku melakukan itu semua tanpa pamrih,
Tanpa campur tangan egoku,
Dengan mengesampingkan kepentinganku,
Menganggap semua itu tidaklah sia-sia,
Dan aku tidak pernah meminta apapun darimu…

Aku melakukan itu semua atas dasar cinta…
Cinta yang tulus kepadamu,
Yang tidak perlu kau balas…


….
…..

Berterima kasihlah kepada orang tua, keluarga, dan semua pihak yang telah menyayangi Anda dengan tulus.
Adapun ini adalah curhat colongan di tengah badai tugas…

, , , ,

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: