Macet: Seekor Kambing Hitam yang Sempurna

Indonesia adalah sebuah negara yang cukup besar. Sumber daya alamnya melimpah, banyak tempat-tempat wisata yang eksotis, pulaunya banyak, makanannya enak-enak, rakyatnya ramah, dan lain-lain. Tapi tahukah Anda, bahwa rakyat Indesia mempunyai sebuah kecenderugan yang buruk? Bahwa mereka sulit sekali untuk tepat waktu. Salah seorang kenalan gw menikah dengan orang Jepang dan si orang Jepang itu meremehkan Indonesia karena sangat tidak disiplin dengan waktu.

Bagi Anda-anda yang tinggal di kota besar, siapa yang gak kenal dengan teman setia kita yang satu ini?

Macet!

Penduduk kota besar, terutama Jakarta karena gw sendiri berdomisili di Jakarta, sudah sangat akrab dengan macet. Gak pagi, gak siang, gak sore, gak malem, pengguna jalan raya besar pasti ditemani oleh macet.

Walaupun sang macet sangat ingin sekali berteman dengan kita, tapi sayangnya cara dia ingin berteman dengan kita sangatlah merugikan kita. Bayangkan saja, berapa banyak siswa sekolah yang disuruh berdiri didepan pintu kelas karena terlambat masuk kelas dengan alasan macet? Berapa banyak mahasiswa yang tugasnya ditolak dosen karena terlambat mengumpulkannya di ruang dosen karena macet? Berapa banyak pegawai kerja yang dipotong gajinya, atau bahkan dipecat, karena tidak tepat waktu sampai di kantor karena macet? Berapa banyak ibu-ibu arisan yang ngomel karena ada satu ibu yang belom dateng gara-gara macet?

Penduduk kota terkenal dengan tingkat mobilitasnya yang tinggi. Sekarang ada di sini, beberapa saat kemudian harus ada di sana. Untuk mengefisiensikan mobilitas, dibutuhkan alat untuk membantu manusia dalam bergerak. Kita semua kenal dengan kendaraan bermotor, baik milik pribadi ataupun umum. Sewajarnya, seseorang bisa berpindah tempat dengan cepat dan tidak melelahkan dengan menggunakan kendaraan bermotor.

Tapi apa yang terjadi di kota besar tidaklah begitu. Semua orang ingin perjalanannya cepat, mudah, dan nyaman. Alhasil, banyak sekali kendaraan bermotor yang digunakan. Lalu apa yang terjadi? Ruas jalan yang alakadarnya dipenuhi oleh kendaraatn bermotor yang menyebabkan ruas jalan tersebut tersendat, parahnya tidak bergeming sama sekali.

Bayangkan! Kendaraan bermotor yang tadinya diharapkan bisa mempermudah manusia menjadi suatu alat yang meresahkan manusia! Seharusnya, seseorang bisa menempuh jarak 1 kilometer dalam waktu beberapa menit, bahkan detik! Namun yang terjadi ketika jalanan macet adalah jarak yang sama bisa ditempuh dalam waktu berpuluh-puluh kali lipat! Bayangkan juga polusi yang dihasilkan oleh kendaraan-kendaraan bermotor yang bergerak dengan lambat, atau bahkan terdiam, selama berpuluh-puluh menit? Itu juga bisa menyebabkan pemborosan bahan bakar yang semakin lama semakin naik harganya serta semakin menipis persediannya?

Kalau kita runut lagi rentetan kemacetan ini, sebenarnya siapa sih yang salah? Manusiakah yang menggunakan kendaraan bermotor dengan berlebih? Atau pemerintah yang kurang memfasilitasi rakyatnya dengan jalan raya yang luas dan kendaraan umum yang baik? Atau banyak lampu merah yang kelamaan nyalanya? Atau kurangnya polisi buat ngatur lalu lintas? Atau bahkan ada oknum lain yang pantas disalahkan?

Yang jelas, gw gak bisa ngasi jawaban atas pertanyaan di atas. Kenapa? Cuy! Gw cuma mahasiswa! Yang gw pikirin cuma duit kiriman yang blom dateng, IP yang turun terus, dan kenapa sampe sekarang gw gak dapet pacar? Ngapain repot-repot mikirin macet…

Jadi, apa yang sekiranya bisa kita simpulkan di sini?

Ketika Anda telat dan butuh alasan yang tepat, gunakanlah The Perfect Escape Goat, MACET!

, , , , ,

  1. #1 by plain love on August 23, 2008 - 6:45 pm

    rrrr…. seoramng kondektur pernah berkata pada saiyah…

    dalane ajeg, sing lewat soyo akeh

    Jalannya tetap, yang lewat makin banyak…

    jadi mungkin saya menyelahkan orang yang lewat yang makin banyak ituh daripada nyalahin jalan yang emang sudah sejak dulu begindang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: