Matahari dan Bulan

Akulah sang matahari,
Aku mempunyai tugas mulia,
Yaitu menerangi dunia.

Akulah sang matahari,
Di siang hari aku bersinar,
Ditemani awan yang hilir mudik.

Tapi apakah kau tahu?
Aku merindukan seseorang…
Dialah sang rembulan.

Dialah pujaan hatiku,
Di hadapannya-lah aku luluh,
Bayang dirinya membuatku tak berdaya.

Tapi sangat disayangkan…
Kami dipisahkan oleh dunia yang tak dapat disatukan,
Dunia yang disebut siang dan malam…

Temanku hanyalah awan yang datang dan pergi,
Sedangkan dia?
Dia ditemani kerlip bintang yang indah…

Aku dicemooh oleh orang-orang,
Panas…
Terik…

Sedangkan dia dipuji semua orang,
Indah…
Cantik…

Selama yang kuingat,
Aku selalu mengejar sang rembulan.
Namun aku tak pernah bersatu dengannya…

Apakah memang sudah takdirku?
Untuk tidak bisa bersatu,
Dengan sang pujaan hatiku?

Walaupun begitu,
Aku terus mengejarnya.
Sampai diriku terbakar habis…

, , , ,

  1. #1 by sayaraissa on August 14, 2008 - 5:33 pm

    curhatannya lebay…:)
    hahahahaha…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: