Cerita dari Negeri Sakura…

Ini dia cerita perjalanan ke Jepang yang ditunggu2!
*Sound effect: suara orang jerit2 gak jelas.*

Hari Rabu tanggal 25 Juni 2008 gw berangkat dari rumah jam setengah lima sore menuju bandara. Sesampainya di bandara, gw dan keluarga gw berkumpul dengan peserta tour yang lain di depan pintu masuk dan check-in bersama. Masuklah gw ke dalam pesawat pada pukul 8.15 dan pesawatpun melesat ke angkasa pada pukul sembilan-an.

Sejam berlalu di atas awan, pesawat yang gw tumpangi mendarat di Singapur untuk transit. Di sana, gw harus lari dari ujung ke ujung karena letak gerbangnya jauh banget… Kayaknya gw dan keluarga gw adalah penumpang terakhir yang masuk ke dalam pesawat.

Setelah itu, dimulai lagi perjalanan panjang selama kurang lebih 6 jam menuju bandara Narita di Tokyo. Perjalanan 6 jam itu rasanya bentar banget, mungkin karena dilalui dengan perasaan setengah sadar dalam dunia mimpi… Sampai di Tokyo pagi-pagi dan langsung melesat menuju sebuah kuil di kota Tokyo yang namanya gw lupa karena gw biasa-biasa aja ngeliat sebuah kuil yang di sekitarnya banyak tempat belanja cinderamata khas Jepang.

Yang tak terlupakan adalah: banyaknya anak-anak sekolah Jepang yang berkeliaran di sana, mungkin lagi pariwisata. Dilihat dari bentuk tubuhnya, kemungkinan besar mereka masih SMP. Dan gw melihat sebuah hal yang sangat biasa digambar di komik Jepang, yaitu: seragam sailor! Sepintas gw merasa sedang berada di tempat cosplay, penuh dengan siswi loli dengan seragam sailor…

wew

Puki: Kyaaa~ Sailor-fuku!

Setelah itu, kita langsung pindah tempat ke Tokyo Disneyland. Di mana udah gak gitu seru lagi buat gw karena mainannya lebih cocok untuk dimainin ama anak-anak daripada dimainin ama om-om. Main di Tokyo Disneyland ampe sore dan pulang ke hotel lalu tidur. Di hotel, gw menemukan kehebatan Jepang yang pertama! yaitu, toilet ajaib! Toilet di mana dudukannya anget dan ada semprotan untuk ceboknya! Jadi gak usah repot-repot megang-megang pantat buat cebok!

Hari kedua, pagi-pagi gw udah dibangunin dan rombongan tour kembali mengunjungi Tokyo Disneyland. Tapi kali ini, tempat yang didatangi ada disebelahnya, yaitu Tokyo DisneySEA! Pada awalnya, Tokyo DisneySEA gw pikir kayak semacem SeaWorld gitu… Ternyata ia berbentuk taman hiburan kayak Tokyo Disneyland, namun dengan permainan yang jauh lebih menegangkan! Seperti roler coaster, simulator yang goyang-goyang, sampe mainan lift yang dijatohin secara mendadak. Lagi-lagi, mainan kayak gini gak pantes dimainin ama om-om yang jantungnya lemah…

Puas main di DisneySEA, rombongan bergerak ke arah gunung Fuji, di mana kita nginep di sebuah hotel yang letaknya di kaki gunung Fuji selama satu malam. Di sana, gw menemukan salah satu ciri khas Jepang yang sering ditemukan di komik-komik, yaitu: ONSEN! Sayangnya, bukan onsen yang campur…

wew

Puki: Hiks… Gak campur…

Hampir tengah malam pun gw jabanin untuk menjajal si onsen yang sering bergelimpangan di komik-komik Jepang itu. Rasa berdebar-debar saat menjejakkan kakiku pertama kali ke dalam ruang ganti bajunya. Lebay? Ini tidak lebay! Karena banyak “pisang-pisang” bergelayutan dari ujung ke ujung, itu yang bikin berdebar-debar! Sulit sekali mengalihkan perhatianku dari “pisang” yang bergelayutan itu…

Kalo di komik-komik, abis berendam air panas, biasanya sang tokoh minum susu atau bir. Sayangnya, karena keterbatasan pribadi, gw gak bisa minum bir. Akhirnya gw memutuskan untuk minum kopi susu dingin! Dan sensasinya luar biasa! Setelah panas-panasan di kamar mandi, kerongkongan gw dilewati oleh cairan dingin yang manis, sungguh menyegarkan! Pada saat tidur pun gw mengalami pengalaman yang luar biasa! Tidur di atas tatami dan beralaskan futon! Sebuah sensasi yang komik banget! *Lebay detected!*

wew

Puki: Ah~ Nikmatnya…

Next day, rombongan tour di bawa ke sebuah pusat perbelanjaan fashion besar yang berada di dekat gunung Fuji. Sayangnya, hari itu cuaca kurang bagus, sehingga gunung Fuji-nya tidak terlihat. Kitapun tidak bisa naik ke gunungnya karena kabut menghalangi pandangan sang supir bis. Jadinya kita mampir ke sebuah mata air yang letaknya di pedesaan di kaki gunung Fuji.

Di sana, gw menemukan hal yang biasa bergelimpangan di komik lagi, yaitu kue DANGO! Dengan bangganya, gw membeli setusuk kue dango seharga 100 yen! Gigitan pertama kulakukan dengan perasaan berbunga-bunga! Lalu, gigitan kedua kulakukan dengan hati penuh rasa takut… Ternyata kue dango rasanya gak enak!!! Asin-asin gimanaaa gitu… Rasanya bikin gw eneg… Adapun mochi berwarna hijau yang dibakar dan berisi kacang merah juga menggoda iman. Kukeluarkan uang koin 100 yen untuk membelinya dan lagi-lagi, gigitan pertama menjadi gigitan terakhirku… Rasanya kayak rumput! Walopun gw gak gitu tau pasti rasa rumput, tapi kayaknya bakalan kayak gitu…

wew

Puki: Nooo! No more dango or mochi!!!

Perjalanan dilanjutkan meuju Kyoto. Namun, karena perjalanannya jauh, kita menginap semalam di kota apaaa gitu. Gak ada yang spesial di sana. Tidur semalem dan paginya berangkat menuju Kyoto.

Sampai di Kyoto, langsung mampir ke sebuah kuil yang besar dan tinggi. Dari tempat parkir bis, kita harus berjalan kurang lebih 5 menit untuk sampe di kuilnya. Sepertinya kuilnya termasuk kuil yang terkenal, soalnya rame turis dan anak sekolah. Lagi-lagi, gw berada di tempat cosplay karena banyaknya seragam sailor yang imut-imut…

Selesai dari situ, langsung perjalanan ke Osaka. Di sana, lagi-lagi rombongan tur dibawa ke sebuah taman bermain. Kali ini, Universal Studio Osaka di mana gw naik sebuah jet coaster yang tanjakannya hampir 90 derajat dan kecepatannya dibuat sangat cepat seolah-olah kita bergerak melawan gravitasi. Ini beneran! Pantat gw selama naik jet coaster itu gak pernah nyentuh tempat duduknya!

Osaka merupakan kota terakhir pada tur Jepang ini… Pada tanggal 1 Juli 2008, pagi-pagi kita sudah dibangunkan untuk bergerak menuu bandara Kansai, Osaka. Check-in dan menunggu pesawat. Kita pun melesat ke Singapur pada pukul 11an, kembali menempuh perjalanan selama kurang lebih 6 jam dan satu jam dari Singapur ke Jakarta.

Haaah~ Capek ngetik…

wew

Puki: Zzz… *Ketiduran karena panjang banget ceritanya…*

Satu hal yang gw sayangkan di Jepang… Barang-barangnya mahal banget! Benar-benar mahal!!! Bayangkan! Satu tusuk kue dango gak enak yang gw ceritain itu harganya 100 yen, di mana kalo dikurs ke Rupiah itu sekitar 9000 rupiah! Gw ngeluarin 9000 rupiah untuk setusuk makanan bulat-bulat dengan rasa yang aneh! Mendingan buat makan di warteg!

Untuk masalah foto, gw males nge-uploadnya… Fotonya soalnya pake kamera DSLR adek gw yang canggih, jadinya hasil fotonya gede-gede… Dan kalo di-upload lama bgt. Jd, soal foto lupakan sajalah~

wew

Puki: Foto? Sudah lupa tuh~

, , , ,

  1. #1 by plain love on July 5, 2008 - 10:36 pm

    noooooooooooooooo~~~

    we want photo…!!!

    we want photo…!!!

    terutama photo sailornya…!!!

    dan photo pantat yang nggak nyentuh kursi…
    hebat gila banget ya sepertinya kalo efeknya bisa ngangkat pantat gajah gitu… -,-

  2. #2 by Xaliber von Reginhild on July 11, 2008 - 12:31 am

    Ah, ke Jepang juga? Adik saya juga ke Jepang… saya ngga bisa ikut gara-gara ada SNMPTN… padahal mau lihat seperti apa seifuku secara live

    Jadi ingin.😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: