Bayangan…

Akulah sang bayangan…

Bayangan yang selalu berada di dekatmu…

Sayangnya,

Terkadang kau tak memperhatikanku…

Akulah sang bayangan…

Aku selalu ada di dekatmu…

Tapi apa dayaku?

Aku hanya bisa melihatmu dari jauh…

Akulah sang bayangan…

Aku ada di mana kau berada…

Tapi apa dayaku?

Aku selalu kau acuhkan…

Akulah yang terdekat denganmu,

Tapi aku tak bisa menggapaimu…

Aku selalu ada untukmu,

Tapi kau tak jarang kau melupakanku…

Aku selalu mengadahkan kepalaku…

Hanya untuk mengagumi dirimu…

Tapi kau?

Melirik ke arahku pun jarang…

Aku tak bisa hidup tanpamu…

Tapi kau bisa hidup tanpaku…

Sampai kapan aku harus menunggu?

Agar kau setidaknya sadar akan kehadiranku…

Kau tahu apa impianku?

Ingin kurentangkan tanganku…

Mendekapmu erat-erat…

Dan tak melepaskanmu untuk selamanya…

Namun apa daya?

Dirimu terlalu indah untuk kugapai…

Kedua tangan hitamku ini,

Tak akan mampu memelukmu…

,

  1. #1 by masamune11 on May 3, 2008 - 1:37 am

    Ah, cinta bertepuk sebelah tangan… *digetok, dibunuh, dicincang*

    Huwaih, saya jadi ingat rasanya di dalam lubang itu… memerosokkan diri sendiri untuk menjemputnya, namun apa daya… tidak sampai. Tali pertolongan tidak sampai, bahkan padanya.

    Koq saya jadi curhat gini…. O_Oa *digetok*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: