Born to Curhat?

Satu lagi penemuan ajaib dari fakultasku tercinta…

Khukhukhu...
Puki: Khukhukhu… I’m sooo smart…

Baru kusadari, ternyata mahasiswa-mahasiswa yang ada di kampusku itu sebagian besar menyukai kegiatan tersebut dan senang sekali melakukannya. Entah kenapa, mereka sangat menggilai kegiatan tersebut, seakan-akan mereka terlahir hanya untuk melakukannya… Seolah-olah tujuan hidup mereka adalah itu!!!

Mereka sangat senang sekali CURHAT!

Sebenernya gw sendiri gak gitu ngerti definisi operasional yang sesuai untuk menggambarkan kegiatan tersebut. Inti dari kegiatan tersebut hanyalah bercerita-cerita tentang segala hal dari yang penting sampe yang gak penting. Dari yang rahasia umum sampe yang rahasia pribadi. Dari permasalahan motivasi yang menurun sampe cerita lagi berantem sama pacar.

Malah ada salah satu temen gw yang sangat-pengen-dan-bernafsu untuk dicurhatin. Gw pernah ditanyain sama dia: “Dip, apa kabar gebetan lo?” Gw sih dengan santainya jawab: “Baik2 aja…” Trus temen gw ngomong lg, “Cerita2 dooong…” Gw lagi2 dengan santai jawab: “Lah?!? Ada urusan apa gw harus cerita ke lo?” Dan akhirnya dia jawab dengan, “Yaa gak apa-apa, gw lg pengen dicurhatin nih…”

...
Puki: No comment dah…

Sebenernya gw sendiri sih gak masalah dengan cerita-cerita kayak gitu. Masalah sebenarnya bersembunyi di balik cerita-cerita tersebut… Secara tidak langsung gw malah kepikiran masalah orang lain di mana seharusnya gw ngurusin masalah gw sendiri!!!

Ugyaaa~

Puki: Masalahmu = masalahku??? Nooo!!!

Gak ada salahnya membantu teman yang sedang kebingungan mengejargebetannya, tapi gimana dengan gebetan gw sendiri??? Sangat bagus membantu teman meningkatkan motivasi belajarnya, tapi nilai gw yg pas2an mau ditaro mana??? OK-lah menenangkan hati teman yang tugas dan deadline-nya lg numpuk, tp deadline gw sendiri mau diapain???

Haaah~

Gw sampe sekarang masih gak abis pikir… Sebenernya curhat itu sih sah-sah aja. Itu menurut gw merupakan salah satu bentuk katarsis, di mana kita meluapkan emosi yang ada di dalam diri kita agar bisa menjadi tenang karena emosi itu tidak baik kalau hanya dipendam saja. Dan dengan curhat, kita bisa mendapatkan social-support yang memberikan kita dorongan dari kelompok kita.

Tapi gimana dengan orang yang dicurhatin??? Kita semua kan punya masalah masing2 kan???

Tapi kalo dipikir2, gw sendiri lama2 menjadi seperti itu… Semakin senang bercurhat ria dan selalu ingin dicurhatin…

Inikah karma para calon psikolog?

Apakah kita terlahir hanya untuk curhat??

Benarkah tujuan hidup kita adalah untuk bercurhat dan dicurhatin???

Only time will answer and only God knows…

  1. #1 by Kopral Geddoe on December 3, 2007 - 10:26 am

    Mangkanya curhat sebaiknya di blog. Dengan bahasa yang sukar dimengerti, penuh kata sandi, dan tidak akan dipahami orang lain.😛 Urge buat katarsis terpenuhi, tapi tidak ada yang dirugikan.😛

  2. #2 by eMina on December 3, 2007 - 10:35 am

    curhat ya..
    sebetulnya bukan tujuan hidup sih, tapi kita memang kdang membutuhkannya.

    menurut sya sih, ga apa -apa curhat. asal sesuai kondisi saja.
    dan ingat, kadang ada hal yang engga bisa juga di bagi ke orang. dan harus tahu juga orang bagaimana yang dicurhatin, jangan sampai curhatan kita menyebar ke orang lain. apalagi aib. kan gak baik juga ^_^

  3. #3 by yarza on December 3, 2007 - 12:50 pm

    curhat?

    memang asyik sih ngobrol ama teman.
    Kalau dicurhatin, lebih asyik lagi….
    (biasanya kan ada kejadian menarik)

  4. #4 by steax on December 3, 2007 - 4:45 pm

    Curhat itu bagus. Jangan sampai adanya ditahan-tahan, jadinya makin numpuk semua ursan…😛

    Curhat sama teman tergantung temannya. Hehehe.

  5. #5 by rozenesia on December 4, 2007 - 3:54 pm

    Setubuh sama brotherGe, curehat via blog itu bagoes.😛

  6. #6 by ddupsdee on December 4, 2007 - 6:13 pm

    dip, gue ikutan setuju..
    blog sangat bagus untuk curhat..
    soalnya kalo curhat sama anak psiko peredaran gosipnya bakal lebih cepet dari sinyal telkomsel..

    *hehehe*

  7. #7 by Xaliber von Reginhild on December 4, 2007 - 8:05 pm

    Orang yang kebanyakan mencurahkan perasaan atau pikirannya ke orang lain IMO agak mengganggu… -_-
    Pencurahan perasaan via internet saja.😛

  8. #8 by Dream Maker on December 5, 2007 - 2:44 pm

    Fufufu, kalo curhat jangan sering-sering

    Tergantung orangnya sih, kalo kebetulan orangnya seneng denger cerita aneh2 kan suka tuh dicurhatin -_-

    tapi kalo gak curhat… nanti punya gangguan mental kayak anak ini loh, fufufu…

  9. #9 by catatanorangsoksibuk on December 5, 2007 - 3:56 pm

    emang iya yah….??? kayaknya gw enggak tuh. btw,dip ini blog baru gw, si beruang loe cuekin aja, gak bakalan gw pake lagi…

  10. #10 by CallMeKimi on December 7, 2007 - 1:04 pm

    Ehm,, jangan keseringan curhat… gak baek… gak bagus… mending sering hotspotan ajah.. lah? Maksudnya?? *OOT mode ON*

  11. #11 by rozenesia on December 7, 2007 - 6:51 pm

    Semoga curhat terbaruku dimengerti…😆

  12. #12 by Bebek Jamuran... on December 15, 2007 - 2:09 pm

    @Kopral Geddoe: Hue? Boleh juga tuh…

    @eMina: *Menganggukkan kepala tanda setuju…*

    @yarza: Kalo dicurhatin emang enak… (Ketauan tukang gosipnya)😈

    @steax: Setujuuu!

    @Rozenesia:🙂

    @ddupsdee: Gosip emang selalu lebih cepat daripada kecepatan cahaya…😆

    @Xaliber: Lagi2 setuju…

    @Dream Maker: Gangguan mental? Tunggu kalo gw udh jadi psikolog gw obatin deh…😀

    @catatanorangsoksibuk: Sip!

    @CallMeKimi: Hotspotan emang lebih baik daripada curhat…😆

    @Rozenesia (lagi): Amiiin…

  1. Nyampah? « Deathlock
  2. Kecewa « Deathlock

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: