Tontonan yang Nggak Bener…

Bukan… Gw gak mau ngomongin tontonan yang warnanya biru kok… Gw cuma mau sedikit menyinggung tipe tontonan yang pasti tiap stasiun televisi ada… Tapi bukan infotainment… Apalagi kalo bukan…

Priiit!!! ~ S I N E T R O N ~ You're Out!!!

Puki nampang bawa-bawa kartu…

Gw gak abis pikir sama sintetron produksi kita…

Kalo ditonton secara kritis, banyak banget hal-hal yang sangat mustahil terjadi di dalam sinetron tersebut, yang notabene mustinya gambaran kehidupan sehari-hari…

Saya berusaha membuat list ketidakmungkinan yang terjadi, dan inilah yang saya dapat…

  1. Kehidupan yang terlalu hedonisme… Liat aja, rumahnya pasti gede-gede banget, mobilnya pasti yang baru-baru dan mengkilat-mengkilat, HP yg dipake canggih-canggih, dan apalah kegiatan hedonisme lainnya. Kalopun ada yang hidupnya biasa-biasa aja itu palingan cuma sekedar lucu-lucuan ato ntarannya jadi kaya juga…

  2. Biasanya pemeran protagonis itu baiknya setengah mati dan pemeran antagonis itu jahat sejahat-jahatnya. Pasti yang protagonis itu cantik/ganteng, baiiiiiik bgt, sama sekali gak pernah punya pikiran jelek (walaupun terkadang udah jelas di antagonis itu punya niat jahat), punya dada yang sangat lapang sampe2 lapangan bola di Gelora Bung Karno aja kalah gedenya karena pasti memaafkan sang antagonis setelah segala macam hal jahat yang sudah dilakukan oleh si antagonis… Sedangkan si antagonis sama2 cantik/ganteng, jahatnya minta ampun jangan2 setan di neraka kalah jahatnya, kayaknya pikirannya selalu jelek/jahat/buruk/apalah pikiran2 lainnya, dan entah kenapa ujung2nya si antagonis ini tobat ato kena sial yang setimpal.

  3. Autis! Sering ngomong sendiri… Trus kadang-kadang si antagonis sering menampilkan ekspresi wajah, yang sangat menggambarkan niat jahatnya, di depan orang yang mau dijahatin. Misalnya, si antagonis membuat rencana menjatuhkan si protagonis. Pasti si antagonis tiba2 senyum2 sinis sendirian di depan protagonisnya. Trus pas si protagonis nanya ada apa, si antagonis bilang gak ada apa2, dan gobloknya si protagonis percaya kalo gak ada apa-apa…

  4. Pedophil!!! Ini fenomenya yang akhir-akhir ini terjadi. Banyak banget sinetron yang tokoh utamanya anak-anak kecil ato anak-anak yang tanggung. Hebatnya, anak-anak tersebut punya pikiran yang bikin orang dewasa tercengang. Masa anak kelas 1 SD bisa punya pikiran yang juaaahat banget. Gw jamin setan juga ngiri liat anak kecil bisa jahat banget… Lebih serunya lagi, anak-anak kecil udah kenal yang namanya pacaran. Contohnya, ada salah satu sinetron yang menampilkan tokoh anak kelas 1 SD yang ditaksir ama anak SMP dan anak SDnya juga sama-sama suka, malah sampe berantem memperebutkan si anak SMP sama anak SD yang lain…

  5. Pasti ada kekerasan, baik kekerasan fisik (mukul, nampar, nendang, apalah lainnya) maupun kekerasan mental (bentak2, intimidasi, bullying, apalah lainnya). Orang kita kayaknya emang seneng ngeliat orang susah, susah ngeliat orang seneng

Mungkin mash ada beberapa lagi yang luput dari pengamatan saya…

Sinetron-sinetron produksi kita emang hebat-hebat… Walaupun isinya kadang-kadang di luar kebiasaan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, penggemarnya masih tetap banyak. Bahkan saking banyak penggemarnya, perusahaan komersil berlomba-lomba memasang iklan pada sela sinetron yang ditampilkan pada prime time. Alhasil, para pemirsa “menonton” iklan, di mana pemutaran iklan bisa mencapai 5 menit sendiri…

Namun, pemutaran sinetron pada prime time bisa membawa dampak yang negatif. Pemutaran sinetron dengan konteks anak-anak yang mempunyai pemikiran jahat dapat ditiru oleh anak-anak yang menontonnya. Itu sama aja kayak kejadian peniruan gerakan-gerakan Smackdown! yang terjadi beberapa bulan yang lalu.

Blom lagi kita dengan hebatnya mengadaptasi dengan sangat mirip karya-karya dari negeri luar. Dulu marak dengan pengadaptasian film-film drama Asia. Lalu merambah ke film-film Hollywood. Sekarang katanya sampe manga aja diadaptasi. Entah karena kehabisan ide untuk membuat sesuatu yang kreatif dan original atau dasarnya emang males mikir.

Tulisan ini terinspirasi ketika tadi sore, sepulang kerja, saya melihat eyang saya menonton sinetron di salah satu stasiun televisi swasta. Dalam sinetron tersebut menampilkan anak kecil yang sudah mempunyai pemikiran yang licik dan mempunyai konspirasi mau morotin orang tua angkatnya… Anak kecil di sinetron memang luar biasa…

Hebatnya~

Puki: Waaah~ Hebatnya anak kecil jaman sekarang…

Sekian dulu ketikan penuh dengan ke-sotoy-an dari Mahasiswa Berjamur ini. Seperti biasa, bila ada salah-salah kata atau kata-kata yang digunakan terlalu kasar dan tidak enak dibaca, saya mohon maaf… Untuk formalitas aja sih

, ,

  1. #1 by cK on July 11, 2007 - 7:58 am

    udah. matiin aja tipinya. mending maen inet ato nonton dipidi…
    sekian.๐Ÿ˜€

  2. #2 by Bebek Jamuran... on July 11, 2007 - 11:41 pm

    Bener juga sih…

    Tp mau gimana lagi… Kalo bosen internetan dan DVD udah ditonton semua… Satu2nya harapan yang ada untuk mengisi waktu cuma tivi…

    Dan lagi kyknya malah lebih seru nonton film2 kartun dr N**k di Glo***T*… (Gak mau promosi…)

  3. #3 by Resta on July 12, 2007 - 12:33 am

    mending nonton acara2 petualang, kek jejak petualang, klo gw sih suka nonton acara2 laptop si unyil, si bolang, sama surat sahabat, biar acara anak2 tapi gw suka liat2 pemandangan2 yang ada di tempat mereka… udah gitu jadi ingat masa kecil gw sendiri… hehehe berenang di sungai, kelayapan pake sepeda…mancing

    *loch kok jadi curhat*

  4. #4 by Kopral Geddoe on July 12, 2007 - 7:05 am

    Ban sinetron…

  5. #5 by Neo Forty-Nine on July 12, 2007 - 12:07 pm

    Artis jual tampang doang??? SETUJU!!!!

    Herannya lagi anak anak haram bule macam C Sugiono, Cinta Laura, Keluarga Chandra. kok mereka pada laku jadi artis yaaaa??? apa ga punya anak negeri sendiri lagi???

  6. #6 by Bebek Jamuran... on July 12, 2007 - 12:43 pm

    @Resta: Acara2 kyk gitu emang bagus… Apalagi yang macemnya kuliner… Seru2 dan mak nyuusss…

    @Kopral Geddoe: Kita mungkin bisa dengan gampangnya bilang sinetron harus diban, tapi kita pelru liat keadaan masyarakat juga… Kebanyakan dari masyarakat kita tuh penonton setia sinetron dan apakah para stasiun televisi, PH, dan artis dengan mudahnya melepaskan kesempatan mendapatkan uang dan ketenaran?

    Mungkin boleh saja ada sinetron, tetapi paling tidak mutunya diperbaiki. Tidak mengadaptasi dengan sangat mirip, kurangi kekerasan, dan yang lainnya… Setidaknya si produser pake otaknya dikit pas buat deh… Jangan sampe jadi ada sinetron anak kecil punya pikiran yang jahatnya abis2an…

    @Neo Fourty-Nine: Masyarakat kita emang demennya yang semi-semi bule gitu… Sama aja kyk orang bule, demennya sama yg tampangnya medok… (no offense)

    Itu sekedar masalah presepsi aja. Kita suka dengan tampang yang kebule-bulean karena kita gak bule! Sedangkan orang bule suka yang tampangnya medok, ato mereka nyebutnya “Exotic face”, karena mereka mukanya gak gitu…

  7. #7 by Kopral Geddoe on July 12, 2007 - 12:48 pm

    Masaoloh, ane cuman becandaan doang, juragan๐Ÿ˜†

    Yah, memang nggak mungkin dihapus… Nggak mungkin…

  8. #8 by Bebek Jamuran... on July 12, 2007 - 1:00 pm

    @Kopral Geddoe:

    Hahaha… Maklum… Saya orangnya terlalu serius menaggapi sesuatu… Tetapi apa salahnya sebuah bercandaan dibahas dengan sudut pandang yang logis? *Gak mau kalah…*

  9. #9 by Neo Forty-Nine on July 12, 2007 - 1:51 pm

    gitu ya kecendrungan masyarakat. berarti saya orang bule ya? karena saya sukanya Dian Sastro Wardoyo. bukan bule kan?kekekekeke

  10. #10 by Bebek Jamuran... on July 12, 2007 - 1:56 pm

    Wahahaha… Bisa saja… Persepsi orang kan berbeda-beda…๐Ÿ™‚

  11. #11 by Lee's Journey, On the Way to a Smile on July 13, 2007 - 7:52 am

    Ahahaaa… Benar, mayoritas masyarakat suka banget sinetron!

    Tapi aku bukan mayoritas itu~

    Orang bila perfilman Indonesia bangkit! Tapi aku bilang persinetronan Indonesia terpuruk!

    Aku rindu Si Doel Anak Sekolahan… Benar-benar sinetron terbaik sepanjang masa yang pernah kusaksikan!

  12. #12 by gitablu on July 15, 2007 - 12:02 pm

    hah…apa tuh sinetron…uda ga pernah saya sentuh..๐Ÿ˜›

  13. #13 by Mahasiswa Berjamur... on July 16, 2007 - 11:49 am

    @Lee’s…:

    Perfilman Indonesia terpuruk? Menurut saya sudah menyelam ke dasar laut… Terutama untuk sinetronnya… Kalo untuk layar lebar, masih ada lah beberapa yang bagus untuk ditonton, salah satunya Nagabonar jadi 2, kocak dan penuh sindiran sosial.

    @Gitablu:

    Hahaha… Saya juga nggak pernah nonton sih… Waktu itu aja iseng nonton… Ternyata pas diliat2 jadi lucu… Lucu karena segala macem keanehan dan ketidakmungkinan yang terjadi…๐Ÿ™‚

  14. #14 by giant on August 23, 2007 - 5:48 pm

    Hahaha… fantasinya org indonesia yah cuman segitu…. punya rumah gede, mobil bagus, cewe (istri banyak)….

    Makanya Makin jumlah sinetron berbanding lurus sama KORUPSI!!!!

  1. Rasa Ingin Tahu yang Terlalu Besar? « Celoteh Bebek Jamuran…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: