Straight Line… Garis Lurus…

Beberapa hari yang lalu adik saya datang ke kamar saya dan meminta untuk men-download sebuah lagu. Saya mencari lagu tersebut, menemukannya, meng-klik link-nya, menunggu beberapa belas menit, dan akhirnya lagu tersebut berhasil ter-download masuk ke dalam hard disk saya. Judulnya Straight Line yang dibawakan oleh Silverchair.

Iseng, saya mencoba mendengarkan lagu tersebut. Lagu tersebut mempunyai alunan nada yang dapat diterima oleh kuping saya. Saya mendengarkannya dengan seksama. Tiba-tiba saya terkejut dengan apa yang saya dengar…

Di bagian akhir reff-nya terdapat lirik yang menurut saya cukup unik. Liriknya yang unik itulah yang membuat saya terkejut, terheran-heran, terbengong-bengong, ter-apalah lainnya… Liriknya adalah sebagai berikut…

Lately I’m a desperate believer… But walking in a straight line…

Itulah lirik dua baris terakhir dari reff-nya… Kalo mau lengkapnya bisa di klik di sini

Unik? Kenapa unik?

Karena menurut pengartian harafiah yang saya lakukan, dengan mengintip Kamus Lengkap Inggris~Indonesia terbitan penerbit “KARTIKA” Surabaya, lirik tersebut kurang lebih berarti

Akhir-akhir ini aku menjadi penganut yang menyedihkan… Tapi aku berjalan di garis lurus…

Lirik pada bagian lain pada lagu tersebut tidak terlalu unik buat saya. Meskipun cukup aneh karena banyak yang saya tidak mengerti apa yang ingin mereka sampaikan. Tetapi entah kenapa dua baris terakhir lagu tersebut menggelitik kuping saya…

Kenapa menggelitik? Karena saya seperti mendengarkan teriakan dari hati saya yang paling dalam… “Aku adalah penganut yang menyedihkan” saya mengintepretasikannya sebagai “Aku adalah seorang penganut agama yang menyedihkan”.

*INGAT! Bukan agamanya yang menyedihkan, tetapi orangnya yang menyedihkan…*

Kalo kata KTP, agama saya tulisannya sih Islam. Tapi apalah arti agama yang ditulis di KTP? Buat KTP kan gampang… Anak-anak di bawah umur, tapi tampangnya tua, bisa dibuatin KTP dengan sedikit uang rokok kok…

Kembali ke masalah penganut yang menyedihkan… Ya… Saya adalah penganut agama yang menyedihkan… Bayangkan saja, agama saya mewajibkan saya untuk melakukan ibadah wajib 5 kali dalam 1 hari. Namun apa yang saya lakukan? Seminggu cuma 1~2 kali… Kalo sehari mustinya 5 kali, berarti seminggu mustinya 35 kali, sedangkan saya cuma 1~2 kali seminggu??? Hanya 1/35-nya saja yang dilakukan???

Belum lagi dengan segala macam larangan lainnya yang saya langgar dengan sukses…

Jangan berzina…

Saya mah A.D.I.D.A.S.

Jangan berbuat jahat kepada diri sendiri…

Saya perokok aktif… Rokok katanya sumber berbagai macam penyakit…

Jangan berbuat jahat kepada orang lain…

Orang-orang di sekitar saya perokok pasif dari saya… Perokok pasif katanya lebih gawat daripada perokok aktif…

Jangan berdusta…

Ha??? Jaman sekarang kalo gak boong dikit kapan mau sukses?

Jangan makan dan/atau minum benda-benda yang haram…

Saya pernah minum bir dan wine. Pernah juga makan daging babi… Catatan: bir dan wine (minuman beralkohol) serta babi dalam agama saya dilarang…

…..

………..

…………….

Ternyata dosa saya banyak sekali… Nooo!!!

*Orang lewat, trus triak: “PARAH LO!!! TOBAT DOONG!!! NTAR MASUK NERAKA LHOO!!!”*

*Nimpukin orang itu pake buntelan jenggot panjang…*

Lalu kenapa??? Saya masih hidup dengan menaati nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Saya masih selalu berusaha menyenangkan orang-orang di sekitar saya. Saya masih bisa menahan nafsu saya sehingga tidak mengotori anak kecil. Apakah itu masih belum cukup juga???

*Orang yg tadi: “Ya belom laaah… Lo inget gak ama Tuhan lo???”*

Tuhan? Saya selalu ingat dengan Tuhan saya. Tuhan adalah Sang Pencipta manusia yang Maha Segalanya dan manusia hanyalah makhluk yang tidak berdaya di hadapan-Nya.

*Orang yg tadi lagi: “Kalo inget kenapa lo gak rajin ibadah???”*

He? Apakah mengingat Tuhan hanya bisa dilakukan dengan cara beribadah? Bagaimana kalau ada orang munafik yang sok-sok beribadah tapi tetap melakukan hal-hal yang merugikan orang banyak? Bandingkan dengan orang yang banyak melakukan kesalahan tetapi tetap berusaha untuk berguna bagi lingkungannya? Mendingan mana???

Manusia merupakan makhluk yang pandai berakting… Mereka bisa saja menutup-nutupi perasaan mereka yang sebenarnya dan mengeluarkan ekspresi yang sesuai dengan keadaan. Semua itu dilakukan untuk mendapatkan yang mereka inginkan. Licik? Itulah manusia…

Di balik topeng-topeng yang mereka gunakan tersembunyi wajah asli yang sangat jarang diketahui oleh orang lain. Dan beberapa oknum sangat senang sekali menggunakan topeng yang berlawanan dengan wajah aslinya. Sebuah pertanyaan mencuat di pikiran saya, “Kok mereka betah pake topeng terus ya?? Senyum di luar, menggerutu di dalam…”

Saya lebih baik hidup biasa-biasa saja… Walaupun banyak melakukan kesalahan, tetapi tetap berusaha untuk menjadi yang terbaik… Seperti kata lirik Straight Line…

Lately I’m a desperate believer… But walking in a straight line…

Seorang penganut agama yang menyedihkan… Tetapi berjalan di garis lurus… Seorang penganut agama yang sering melalaikan kewajibannya… Tetapi tetap berusaha menjadi yang terbaik di jalan yang benar…

Itulah intepretasi saya dari lirik lagu tersebut… Mungkin Anda menangkap pesan yang lain?

Sepertinya cukup sekian dulu ceramah sotoy kali ini… Mungkin kali ini cukup banyak pernyataan yang sedikit keras dari saya. Membicarakan tentang manusia dan agama memang tidak ada habisnya. Sayangnya, pembicaraan tersebut mudah sekali menyulut api benci dalam hati kita, apalagi untuk orang-orang yang berpikiran sempit

Oleh karena itu, kali ini saya tidak basa-basi dalam mengucapkan maaf. Kali ini benar saya memohon maaf dan kemaklumannya bila ada pernyataan-pernyataan yang saya lontarkan tidak sesuai dengan pemikiran para pembaca.

Atas perhatian dan kerelaannya untuk membaca sampai habis, saya ucapkan terima kasih…

, , , , , ,

  1. #1 by Puzzle Pieces on June 30, 2007 - 1:27 am

    wekh…

    ADIDAS /swt

    yah, gak beda lah, saya jah paling males yang namanya ke gereja

    emangnya doa di ruma ga isa ya? [ditimpuk ortu]

    ini yang paling menarik nih di antara semua entry om bebek😛

    yah, pemikiranku gak jaoh2 amet kok, tapi saya gak bisa mikir lebih jauh lagi ttg itu

    salut ke om bebek yang tumben2an bikin kayak beginian

    eh, blog-nya om bebek asik dibaca nih, nyantai bacanya😆

  2. #2 by Bebek Jamuran... on July 12, 2007 - 12:44 am

    @Puzzle…

    Sepertinya komen Anda juga terkena kasus yang sama seperti kasus komen dari Xaliber, terjaring oleh Bung Akimset sebagai spam bersama dengan promosi ke web yang nggak-nggak… Gak bayar uang rokoknya ya???

    *Ditimpuk ama Puzzle…*

    Dan begonya gw baru nyadar hari ini… Udah seminggu lewat dari tanggal nge-post komen aslinya…

    Ini yg plg menarik? Mungkin suatu saat akan muncul hal-hal yang lebih menarik lg… Huwahahaha…

  1. Aku Dikejar-kejar!!! « Celoteh Bebek Jamuran…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: